Mendorong Kemandirian Desa: Pelatihan Pemeringkatan BUMDes dan BUMDESMA LKD di Kecamatan Selemadeg Barat
Kecamatan Selemadeg Barat terus berkomitmen memperkuat ekonomi perdesaan melalui penguatan kapasitas pengelola badan usaha milik desa. Sebagai bagian dari upaya ini, diselenggarakan pelatihan khusus mengenai Pemeringkatan BUMDes dan BUMDESMA LKD (Lembaga Keuangan Desa) yang bertujuan untuk memetakan kualitas serta tingkat kesehatan badan usaha di tiap desa di wilayah Kecamatan Selemadeg Barat.
Peningkatan kapasitas BUMDes dan BUMDESMA LKD dilaksanakan pada hari Senin, 6 April 2026 di Ruang Rapat Kantor Camat Selemadeg Barat dibuka oleh Kasi Trantib Ida Bagus Wirasuta, S.Tr.kes dengan Nara sumber : TAPM Provinsi Bali, Korkab TPP Kabupaten Tabanan, TAPM Tabanan dan PD Kecamatan Selemadeg Barat. Kehadiran peserta 32 orang dari Pengurus BUMDes dan BUMDESMA LKD. Pelatihan ini menjadi sangat krusial mengingat peran strategis BUMDes sebagai motor penggerak Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat. Fokus utama kegiatan meliputi:
- Penyelarasan Data Profil: Peserta yang terdiri dari pengelola BUMDes dan BUMDESMA diberikan bimbingan teknis untuk pengisian data profil pada aplikasi pemeringkatan resmi dari Kemendesa PDDT.
- Aspek Penilaian Utama: Pelatihan mencakup tujuh dimensi penilaian penting, yaitu:
- Kelembagaan dan manajemen.
- Jenis dan unit usaha.
- Kemitraan strategis.
- Aset dan permodalan.
- Administrasi laporan.
- Keuangan dan manfaat ekonomi bagi warga.
- Transformasi BUMDESMA LKD: Menekankan pentingnya sinergi antar-desa dalam mengelola potensi ekonomi bersama melalui badan usaha bersama yang lebih akuntabel dan profesional.
Melalui pemeringkatan ini, BUMDes di Kecamatan Selemadeg Barat dikategorikan ke dalam status klasifikasi tertentu (seperti Perintis, Pemula, atau Madya). Hasil skoring ini nantinya akan menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menentukan arah kebijakan pembinaan serta pemberian insentif modal di masa depan.
Dengan semangat gotong royong khas masyarakat Tabanan, pelatihan ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola BUMDes yang transparan, mandiri, dan berdaya saing tinggi demi mewujudkan kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar